PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA (PLTS)

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)

Potensi energi terbarukan di Indonesia belum banyak dimanfaatkan untuk menjawab krisis minyak bumi (bahan bakar fosil). Salah satu potensi adalah sel surya dari tenaga matahari sebagai pembangkit listrik.

Teknologi sel surya (Photovoltaic) memiliki prospek cerah karena merupakan salah satu teknologi yang dinilai efektif sebagai energi alternatif di Indonesia terutama untuk daerah-daerah yang sulit dijangkau oleh jaringan listrik PLN.

Modul surya photovoltaic atau yang biasa disebut solar modul merupakan rangkaian sel surya (solar cell) dengan daya output tertentu.

Untuk PLTS di Indonesia, terbagi menjadi 2 jenis yaitu :

1. PLTS dengan system TERPUSAT

PLTS TERPUSAT merupakan system PLTS yang digunakan untuk mencatu listrik bagi sekelompok rumah dipedesaan, dimana system pembangkitnya di letakkan di suatu tempat dan listrik yang dihasilkan (berupa listrik AC 220-240V) didistribusikan ke rumah-rumah pemakai. Total kapasitas modul surya adalah minimal KWp dan beban total maksimal 5 KW (untuk 30 rumah dimana setiap rumah akan memperoleh energi sekitar 350Wh).

Mengingat system ini dipakai secara bersama-sama oleh sekelompok rumah, maka PLTS terpusat harus dirancang sedemikian rupa, agar penggunaan listrik dari system ini tidak akan melebihi perkiraan pada saat perancangan awal untuk mencegah system bleeding. Oleh karenanya, setiap rumah akan memperoleh jatah listrik sejumlah tertentu, dan pemakaian energy oada setiap rumah akan dibatasi sehingga tidak melebihi alokasi yang sudah ditentukan.

2. PLTS dengan system TERSEBAR

PLTS dengan system TERSEBAR atau yang biasa disebut dengan istilah SHS (Solar Home System) adalah PLTS yang digunakan untuk mencatu listrik bagi setiap rumah warga di pedesaan, dimana system pembangkitnya di letakkan di depan rumah warga dan listrik yang dihasilkan sebesar 350Wh yang dapat digunakan untuk penerangan dengan 3 buah lampu masing-masing dengan daya 10Watt dan untuk televisi/radio.                 

There is currently no content classified with this term.