Pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Hybrid yang terintegrasi dengan Battery Energy Storage System (BESS) semakin menunjukkan peran pentingnya dalam mendukung penyediaan energi yang stabil, efisien, dan ramah lingkungan di berbagai wilayah Indonesia.
PT Primadaya Citra Mandiri menjadi salah satu pelaku industri energi yang berhasil mengimplementasikan teknologi ini melalui proyek PLTS Hybrid di Pulau Tengah, yang terintegrasi dengan sistem BESS berkapasitas 2,1 MWh. Kehadiran teknologi ini menjadi langkah strategis dalam menyediakan pasokan listrik yang lebih handal bagi masyarakat sekaligus mendukung agenda transisi energi nasional.
Teknologi BESS berfungsi menyimpan energi yang dihasilkan PLTS pada saat produksi berada pada kondisi optimal, kemudian menyalurkannya kembali ketika beban meningkat atau saat energi surya tidak mencukupi. Kehadiran BESS ini membuat sistem kelistrikan menjadi jauh lebih stabil, mengurangi ketergantungan penuh pada bahan bakar fosil, dan menjaga kontinuitas pasokan listrik bagi masyarakat setempat.
Pentingnya teknologi PLTS Hybrid + BESS juga ditegaskan oleh komitmen kebijakan energetik di Indonesia. Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) dan arah Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN mencerminkan bahwa penyimpanan energi menjadi komponen penting dalam transisi energi, terutama guna mengatasi sifat intermiten dari sumber energi baru terbarukan seperti tenaga surya. Dukungan terhadap penyimpanan energi ini juga terlihat dari target implementasi BESS secara masif di proyek energi terbarukan di Indonesia mulai tahun 2035, yang menunjukkan peran strategisnya dalam memastikan sistem energi yang stabil dan berkelanjutan dalam jangka panjang.
Dari perspektif ekonomis, perkembangan teknologi BESS juga menunjang penurunan biaya proyek energi terbarukan. Laporan dari lembaga internasional seperti International Renewable Energy Agency (IRENA) mencatat bahwa biaya penyimpanan energi berbasis baterai telah turun tajam dalam dekade terakhir, menjadikan kombinasi energi surya dan penyimpanan baterai semakin kompetitif dibandingkan pembangkit berbahan bakar fosil. Penurunan biaya ini tidak hanya mendorong perluasan penerapan PLTS dan BESS secara global, tetapi juga mempercepat adopsi teknologi ini di berbagai sektor, termasuk di daerah terpencil seperti Pulau Tengah.
Untuk mengetahui lebih lanjut dan ikut ingin konsultasi, dapat menghubungi, melalui:
Email : marketing@primadaya.co.id
